![]() | ||
| Liputan6.com |
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek meminta kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan di tiap daerah untuk mensosialisasikan mengenai makanan sehat dan bergizi termasuk jenis-jenis makanan yang mengandung formalin ataupun zat-zat berbahaya lainnya.
Lanjut dia, selain kerupuk berwarna, adapula beberapa makanan yang mengandung zat berbahaya seperti formalin yang terkandung dalam ikan asin, dan zat rhodamin dan methanil yellow yang terdapat pada makanan seperti roti kabam. Zat-zat tersebut dikonsumsi maka akan beresiko terkena penyakit berbahaya seperti penyakit tumor atau penyakit kanker.
Seperti yang diketahui bahwa formalin merupakan bahan yang digunakan sebagai pengawet mayat, borak digunakan sebagai pengawet kayu, sedangkan rhodamin dan methanil yellow digunakan sebagai bahan pewarna tekstil.
Dalam sosialisasinya Dinas Kesehatan mengatakan bahwa ciri-ciri makanan yang mengandung borak dan formalin adalah makanan terlihat awet selama satu bulan dan tidak dihinggapi lalat.
